Pengalaman ngeband di SMAN 3 Malang (1)

Waktu SMA saya punya band namanya FITH (Fire In The Hole). Itu terbentuk ketika saya kelas XII, tahun 2008.
Anggotanya terdiri dari 5 siswa dan 1siswi:
Sufia (vokal), adiknya bassis
Rezhal (gitar), anak kost-an yang alim
Yudi (gitar), anak paskot Malang 08/09
saya ndiri (bass), hanya anak yang kepingin tampil di panggung besar
Mastaka (keyboard), progammer handal
Edwin (drum), anak didiknya gitaris CCCC
Novan (Manager), RO-mania sejati

FITH

Pertama rencana mw bikin ni band karena disekolahku SMAN3 emang ada acara tahunan PSCS agak lupa kepanjangannya. Klo benar si, Pameran Seni Cipta Smanti. Acara Ekstern gitu, jadi orang umum boleh liyat juga. Berlokasi di Samantha Krida, Universitas Brawijaya.

Berhubung acaranya besar sampe ngundang J-rock as Guest Star! Gile bener, langsung deh banyak yang minat jadi pengisi acaranya. Karena gak pengen menyia-nyiakan kesempatan emas di masa emas (masa SMA maksudnya), jadilah kami membentuk sebuah band dengan personil yang mempunyai visi yang sama. Yaitu manggung di PSCS + be cool(hehehe) + liyat j-rock live secara deket banget, kan pengisi acara bakalan dapet “free entry”.

Untuk menentukan pengisi acara yang bakal tampil di PSCS itu ada acara seleksi namanya SPAP (Seleksi Pengisi Acara PSCS). Ada sekitar 25-an band yang mendaftar termasuk 2 top band di SMAN 3 yaitu ARSENIK dan NEVARES.

Kami berenam rajin latihan di studio musik, mbayarnya pun patungan, dan itupun klo emang studio2 musik belum penuh kepake.Suatu usaha keras yang membuat saya terharu tuk mengingatnya.

Lalu ketika SPAP, FITH disebut dalam daftar pemenang. Kami seneng banget. Baru pertama kali saya mencoba, pertama kalinya pun saya beserta teman2 lolos ke PSCS.

Kami pun semakin giat berlatih. Nah untungnya para pengisi acara diberi fasilitas berlatih distudionya guru seni kami, Pak Bagus.Kami memanfaatkan itu secara maksimal, hampir tiap hari sepulang sekolah kami berlatih disana. Walaupun sebagian dari kami merasa kejauhan tetapi itu bukanlah halangan. Kami harus tetep berusaha memberikan yang terbaik.

Sampe kami berlima minus vokalis pergi ke RAMAYANA untuk mencari sebuah kemeja yang sama dengan teliti. Lalu ke GAJAHMADA untuk mencari-cari aksesoris. Saya masih ingat disana mencari sampe malam sampe tokonya hampir tutup. Sang Vokalis sibuk membuat arrangement dengan penata busana profesional.
——————————————————————————-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s